Buku ini menceritakan kisah Fathin dan Dodi yang lupa jalan pulang saat bersepeda. Fathin ingat pesan ayahnya apa yang harus dilakukan bila tersesat di jalan.
Buku ini menceritakan tentang Fathin dan Dodi yang terkunci di kamar. Fathin memutar-mutar gagang pintu, namun pintu tetap tidak bisa dibuka, Fathin panik Fahima pun bingung. Fahima mengingatkan ke…
Enggak sengaja, Karin menemukan sebuah batu berkilauan di pinggir jalan. Karena unik, Karin memakai batu yang katanya batu akik itu sebagai liontin. Ternyata, liontin itu terus membawa keberuntunga…
Keluarga Treetop berhasil menciptakan mesin waktu untuk kembali ke masa lalu dan mempelajari zaman dinosaurus!
Buku ini berisi pengetahuan tentang Dinosaurus dalam bentuk komik. Buku ini mengajak berpetualang bersama teman-teman Larva di dunia Dinosaurus yang menegangkan. Buku ini mengajak anak-anak untuk m…
Berisi cerita yang dapat melatih pembaca anak agar terbiasa melakukan kebiasaan baik seperti tidak memukul sembarangan.
Putri Gema suka membaca. Putri Gema juga suka bercerita. Namun, Paman Penjaga Perpustakaan selalu melarangnya bercerita. Putri Gema tidak putus asa. Putri Gema lalu bercerita kepada Bibi Juru Mas…
Di masa lalu mengaji di Kotagede sangat mengasyikkan. Pada masa itu pergi mengaji sama dengan pergi bermain. Anak-anak diajari mengaji satu persatu secara bergiliran. Yang sudah selesai mengaji bol…
Pesantren Al-Falah yang dulu tersohor karena berperan penting dalam perjuangan melawan tentara Jepang kini makin tak terdengar. Dengan hanya 11 santri yang tersisa, Ki Alit sang pimpinan pesantren …
Ke mana pun Ana pergi, ia tak pernah lupa menggendong ranselnya. Ana Si Ransel sebutannya. Ia suka memasukkan barang-barang ke dalam ranselnya. Ada krayon, kertas, koran, payung, dan sebagaimananya…
Kegiatan bermain pasti menyenangkan untuk anak-anak. Permainan apa yang kalian sukai? Bermain petak umpet? Lompat tali? Atau bermain engklek? Semua permainan itu menyenangkan. Kakak punya sebuah ce…
Dono terkejut bukan main, saat pulang sekolah, dia tidak menemukan makanan yang bisa dia makan, padahal perutnya begitu sakit karena lapar. Ibunya yang biasanya menyiapkan, kali ini belum pulang da…
Ical si anak Melayu, Matra'i si anak Madura, Beben si anak Sunda, Dara si putri Dayak dan Nurli si putri Tionghoa hidup di Desa Pagar Bukit, Kalimantan. Meski berbeda-beda suku dan agama, mereka me…
Ical si anak Melayu, Matra'i si anak Madura, Beben si anak Sunda, Dara si putri Dayak dan Nurli si putri Tionghoa hidup di Desa Pagar Bukit, Kalimantan. Meski berbeda-beda suku dan agama, mereka me…
Ical si anak Melayu, Matra'i si anak Madura, Beben si anak Sunda, Dara si putri Dayak dan Nurli si putri Tionghoa hidup di Desa Pagar Bukit, Kalimantan. Meski berbeda-beda suku dan agama, mereka me…
Ical si anak Melayu, Matra'i si anak Madura, Beben si anak Sunda, Dara si putri Dayak dan Nurli si putri Tionghoa hidup di Desa Pagar Bukit, Kalimantan. Meski berbeda-beda suku dan agama, mereka me…
Ical si anak Melayu, Matra'i si anak Madura, Beben si anak Sunda, Dara si putri Dayak dan Nurli si putri Tionghoa hidup di Desa Pagar Bukit, Kalimantan. Meski berbeda-beda suku dan agama, mereka me…
Ical si anak Melayu, Matra'i si anak Madura, Beben si anak Sunda, Dara si putri Dayak dan Nurli si putri Tionghoa hidup di Desa Pagar Bukit, Kalimantan. Meski berbeda-beda suku dan agama, mereka me…
Ical si anak Melayu, Matra'i si anak Madura, Beben si anak Sunda, Dara si putri Dayak dan Nurli si putri Tionghoa hidup di Desa Pagar Bukit, Kalimantan. Meski berbeda-beda suku dan agama, mereka me…
Ical si anak Melayu, Matra'i si anak Madura, Beben si anak Sunda, Dara si putri Dayak dan Nurli si putri Tionghoa hidup di Desa Pagar Bukit, Kalimantan. Meski berbeda-beda suku dan agama, mereka me…