Text
La Tahzan for Hijabers : Kisah-Kisah Perjuangan, Pengorbanan & Proses Jilbab Pertamaku
Diawali dengan kutipan penulisnya yang menggugah: ketakutan tak membuat perubahan apapun, tapi keberanian sering melahirkan kejutan yang membuat dunia jadi berbeda dari sebelumnya.
Asma Nadia menceritakan mengenai kisah pertamanya berjilbab waktu SMA, di masa itu berjilbab bukanlah pilihan yang mudah karena anak ABG yang berjilbab itu masih bisa dihitung jari. Apalagi dengan kondisi Mamanya yang mualaf. Sampailah Asma Nadia menemukan ayat berikut (QS Ali Imran: 139): Wala tahinu wala tahzanu wa antumul a?lawn in kuntum mu?minin (Janganlah kamu merasa rendah dan bersedih karena kamu adalah orang-orang yang paling tinggi derajatnya jika kamu beriman). Intinya jangan bersedih jika diri harus melalui ujian dahsyat untuk keputusan menutup aurat demi meraih cinta-Nya karena jilbab adalah tanda cinta dan bentuk taat seorang muslimah kepada Allah.
| A2014006014 | 920 ASM l | Rak Karya Umum (SMPIT 01) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain