Text
Padang Bulan - Cinta di Dalam Gelas
Melalui pergolakan nasib seorang perempuan dan huru-hara kecemburuan, penulis kembali memilih sudut yang tidak terduga untuk menampilkan kisah yang inspiratif tentang kegigihan karakter-karakter di dalam novelnya. Enong, 14 tahun, menggemparkan kampung halamannya oleh sebab keputusannya untuk menjadi pendulang timah perempuan pertama di Belitong. Adalah kematian tragis ayahnya yang memaksa gadis itu drop out dari kelas lima SD dan memikul sebagian tanggung jawab keluarganya selaku anak sulung. Berkat kata-kata penyemangat yang ditulis oleh ayahnya dalam Kamus Bahasa Inggris Satu Miliar Kata yang dihadiahkan kepadanya, Enong menerjang segala rintangan untuk merengkuh kebahagiaannya. Ikal menceritakan kisah Enong itu disela-sela petualangannya sendiri dalam perjuangan meraih perhatian gadis impiannya, A Ling. Rupa-rupa kisah konyol, haru, sedih, dan tengil, mewarnai hari-hari Ikal yang makin tak dapat menahankan penyakit malarindunya pada A Ling.
Tersambung pada sekuel novel ini, Cinta di Dalam Gelas, tentang perjalanan nasib gadis cilik pendulang timah itu, dalam gelas kopi yang diagungkan kaum Melayu dan di antara susunan bidak catur, lomba 17 Agustusan. Bertutur tentang tugas berat di pundak Ikal. Dia harus membantu Maryamah memenangkan pertandingan catur saat 17 Agustus nanti. Maryamah, yang menyentuh bidak catur saja belum pernah, harus mengalahkan juara catur selama dua tahun berturut-turut yang sekaligus juga mantan suaminya. Namun, lebih dari itu, jenis kelamin Maryamah menjadi tantangan berat untuk bisa mencebur ke dalam pertandingan penuh harkat bagi kaum lelaki ini. Bagi penonton yang pro maupun kontra, usaha Maryamah jelas sebuah suguhan yang menarik. Begitu pulakah dengan Maryamah?
| A2010003247 | 813 AND p | Rak Karya Umum (SMP) | Tersedia |
| A2010003248 | 813 AND p | Rak Karya Umum | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain