Text
Ramlah binti Abu Sufyan
Ramlah bersama suaminya turut dengan rombongan pengungsi ke Etiopia untuk menghindari gangguan kaum Quraisy. Ternyata kemudian suaminya masuk nasrani. Ayah Ramlah, Abu Sufyan adalah tokoh Quraisy yang fanatik memusuhi para pengikut Rasulullah saw. Suaminya, Ubaidilah meninggal dalam usia yang masih muda. Lepaslah satu kesulitan karena setiap hari dipaksa murtad dari agama Islam. Ramlah menerima pinangan Rasulullah melalui Baginda Najasi. Kaum Muhajirin meninggalkan negeri Etiopia, keberangkatan ini sangat menggembirakan Ramlah karena akan segera bertemu dengan suaminya, Rasulullah. Ketika perang khaibar usai, Rasulullah bertemu istrinya, Ramlah. Ramlah memasuki kehidupan Rasulullah dengan kerendahan hati. Istri-istri Rasulullah yang lain menerima dengan baik dengan perasaan akan status dan hak kewajiban yang sama. Abu Sufyan, ayah Ramlah akhirnya masuk Islam. Ramlah wafat pada tahun 44 H, ketika adiknya, Muawiyah berkuasa di jazirah Arab.
| A2009001744 | 2X9.13 SIT r | Rak Karya Umum (SMP) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain