Text
Tidak Wahai Ibu
Dahulu, ada seorang pemuda bernama Sa'ad bin Abi Waqqash. Ia adalah putra dari paman ibunda Rasulullah saw. Ia sangat sedih mendengar kabar bahwa sahabatnya, Abu Bakar, telah memeluk agama yang dibawa oleh Muhammad. Mereka tidak akan bisa bermain bersama-sama lagi karena kaumnya pasti tidak akan suka jika ia berteman dengan salah seorang pengikut Muhammad. Sejak Abu Bakar memeluk agama Muhammad, Sa'ad tidak pernah lagi bertemu dengannya. Hingga pada suatu hari, ia bertemu dangan Abu Bakar dan Abu Bakar memanggilnya. "Aku ingin tahu apa sebenarnya yang membuatmu bisa berpaling dari agama orang tuamu, agama nenek moyang kita," kata Sa'ad. Abu Bakar tersenyum memandang muka Sa'ad yang penuh dengan kekesalan. Lalu Abu Bakar menjelaskan kepada Sa'ad dan akhirnya Sa'ad meminta Abu Bakar untuk mengantarnya menemui Muhammad saw. Abu Bakar segera mengantarkan Sa'ad ke tempat Rasulullah. Setelah bertemu dangan Rasulullah saw. Saad mngucapkan dua kalimat syahadat di hadapan Rasulullah dengan disaksikan Abu Bakar. Mulai hari itu Sa'ad menjalankan ibadah seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah saw, dengan cara sembunyi-sembunyi dari ibunya. Tapi akhirnya berita keislaman Sa'ad sampai juga ke telinga ibunya. Namun ibunya meminta Sa'ad untuk kembali kepada agama nenek moyang mereka dan mengancam Sa'ad akan mogok makan hingga mati jika Sa'ad tidak mau melepaskan agama yang dianut Rasulullah. Apakah yang dijelaskan oleh Abu Bakar hingga Sa'ad yakin memeluk Islam? Apakah Sa'ad akan melepaskan agama Islam demi ibunya?
| A2009001549 | 2X1.11 MOH t | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain