Text
Permen-Permen Cinta Untukmu
Wajah lonjong, kulit putih, mata bulat. Keplanya hampir botak. Hanya ada jambul di bagian depan. Kalau jalan masih bergoyang-goyang, tapi selalu saja tertawa. Arjuna, bagaimana aku bisa lupa? Dia tertawa waktu kakinya kugelitik. Aku mengajaknya bermain dan dia sangat suka. Aku buat wajahku tampak lucu. Dia semakin tergelak-gelak. Sesekali, kusuapi dia dengan biskuit yang ada di tanganku. Kebisingan akibat teriakan kanak-kanak lain dis ekitar kami, tak membuyarkan keakraban ini. Cerita di atas, merupakan potongan dari 'Permen-permen cinta' Faiz dalam buku ini. Masih banyak 'Permen-permen cinta' lainnya yang Faiz persembahkan spesial untuk pembaca.
| B2012004158 | 813 ABD p | Rak Fiksi Anak (SDIT) | Tersedia |
| B2011003787 | 813 ABD p | Rak Fiksi Anak (SDIT) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain