Text
Tidak Usah Malu
Setibanya di depan rumah Widi, Irfan langsung dikagetkan dengan adanya seseorang yang kurang lebih seusia ibunya, berbadan sangat kurus kering dan nampak begitu ringkih sedang duduk sendirian di halaman rumah Widi. Irfan sangat iba melihatnya. Namun, siapa dia? Kok siang-siang begini duduk-duduk di halaman rumah Widi. Selama ini Irfan tidak pernah melihatnya dalam keluarga Widi. Irfan terus memandanginya. Sementara wanita setengah tua itu diam mematung. Badannya kelihatan bersih, seperti habis mandi. Namun, dari pandangan matanya tampak jelas kalau ia sedang sakit. Wajahnya pucat, matanya cekung dan tatapannya pun kosong. Bahkan, dari sela-sela mulutnya terus mengalir air liurnya seperti anak kecil. Siapa sebenarnya wanita itu?
| B2009000800 | 741.5 SIG t | Tersedia | |
| B2010002815 | 741.5 SIG t | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain