Text
Lawan! : Sebuah Novelet Perjuangan
Angin berembus perlahan saat pasukan Diponegoro berbondong-bondong menuju Alun-alun Magelang, untuk menunaikan shalat Idul Fitri. Hari kemenangan bagi setiap Muslim, hari yang juga akan menentukan perjuangan Diponegoro. Sementara itu, di kediaman Residen Valek, Kolonel Cleerens telah menggerakkan pasukannya untuk melucuti prajurit Diponegoro di Pesanggrahan Metesih. Letnan Bernhards sendiri mengerahkan pasukan kavalerinya untuk menyisir sudut-sudut kota Magelang. Burung-burung berhenti bercicit. Alam seolah mati. Suasana menjadi haru dan menegangkan ketika pukul sepuluh tepat, para pengikut Diponegoro menyaksikan sultannya naik ke atas kereta kuda dikawal Mayor De Stuers dan Kapten Infanteri Roeps menuju Ungaran, Jenderal Baron de Kock berencana mengasingkan Diponegoro ke Manado. Hari yang fitri ini tercabik sikap keji dan licik kaum kolonial. Apa yang harus kita lakukan? LAWAN!
| B2009001311 | 813 ASW l | Rak Karya Umum (SMP) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain