Text
Luka Tawa dan Jalan Pulang - X4dikara
Tak semua luka terlihat, dan tak semua tawa berarti bahagia. Ada orang-orang yang berjalan dengan langkah ringan, padahal hatinya penuh beban yang tak pernah ia ceritakan. Kita semua pernah berdiri di persimpangan, antara ingin bertehan atau menyerah, antara pura-pura kuat atau jujur pada lelah. Tapi sekeras apapun dunia menggoyahkan, selalu ada satu tempat yang tak terganti: jalan pulang. Bukan hanya soal tempat, tapi tentang perasaan, tentang seseorang, atau bahkan tentang diri kita sendiri yang pernah hilang di tengah perjalanan. Kadang, jalan pulang itu bukan untuk kembali ke masa lalu, tapi untuk memeluk diri sendiri yang pernah patah, tapi tak pernah benar-benar menyerah. Buku ini merupakan buku antologi puisi siswa SMAIT Ummul Quro Bogor kelas 10-4 angkatan Ganthana. Berisi 32 judul puisi karya asli siswa kelas 10-4.
| FK0011 | 811 TIM l | Rak Karya Warga UQ (SMPIT 02) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain