Text
Yuk Tobat! Kukira Sepele, Ternyata Membatalkan Keislaman
Kita semua pasti pernah merasa dianggap aneh sama orang-orang di sekitar kita. Dianggap aneh bukan karena tampilan kita, bukan karena gaya kita, bukan karena aktivitas kita, tetapi karena dianggap sok alim, sok bener, sok taat agama. Padahal sih, kita cuma mau berhati-hati. Zaman sekarang semua makin dinamis. Pemikiran-pemikiran, ide-ide, perubahan sosial, tren-tren baru bermunculan di mana-mana. Batasan antara benar dan salah, makin ke sini rasanya makin setipis tisu. Budaya uang pelicin, korupsi, sogok, manipulasi data dianggap wajar. Semua itu dikira sepele, padahal menentang aturan syariat. Belum lagi, ada yang percaya benda keramat, minta berkah, atau ucapan-ucapan yang nyerempet-nyerempet seakan-akan meniadakan peran Tuhan. Ada juga yang meragukan ajaran Nabi saw dan lainnya. Ngeri, guys, kalo kita enggak bisa berhati-hati. Itu semua bisa jadi pembatal keislaman kita. Apa aja yang bisa jadi pembatal keislaman itu dibahas di buku ini. Tapi inget ya, kalo kita udah paham, jangan sampai kita jadi orang yang gampang memberi vonis kafir, murtad, atau sesat. Cukup itu menjadi pengingat untuk diri sendiri, teman, sahabat, dan keluarga kita.
| N1446 | 2X3 VBI y | Rak Fiksi Anak (SDIT 18) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain