Papa mengajariku bersepeda roda dua. Aku akhirnya bisa! Senyumku terus mengembang. Aku ingin bersepeda lagi dan lagi. Bisa bersepeda membuatku merasa senang.
Aku sudah pernah bermain apa saja. Semuanya jadi terasa tidak menyenangkan. Aku ingin bermain yang lainnya. Bermain apa lagi, ya? Aku merasa bosan.
Aku tiba di rumah teman mama. Semua menyambut dengan ramah. Aku tidak mengenal mereka. Dadaku berdebar-debar. Aku harus bagaimana? Aku merasa cemas.
Para peri mengejutkan sang kakek dengan membuatkannya sepatu setiap malam. Berkat para peri yang membantunya membuat sepatu sang kakek menjadi kaya raya. Kakek pun mempersiapkan hadiah natal untuk …
Kali ini, hari libur Salim dan Salma menyenangkan sekali. Mereka bisa bermain di kebun rumah. Ternyata, kebun rumah bisa menjadi tempat bersedekah untuk hewan-hewan yang singgah, loh! Wah, kok, bis…
Apa yang dilakukan Serigala setelah menghilangkan Si Tudung Merah dan neneknya? Bagaimana kisah Pangeran Katak yang ingin mencari teman? Selain itu, ada kisah mengharukan dari Gadis Korek Api. Buku…
Akulah mulut. Aku tempat asal suara. Aku terlihat indah jika tersenyum dan jelek saat cemberut. Tahukah kamu apa saja yang ada di dalamku? Lalu, sudahkah kamu tahu cara merawatku?
Hari ini aku teringat semua perkataan Ayah dan Bunda tentang aurat yang mesti dijaga. Mulai dari aku berganti pakaian, hingga saat Bunda yang selalu mengusap kepalaku dan Adik sebagai salah satu be…
Putri Lovita mempunyai kucing baru. Ia pun sering menghabiskan waktu bersamanya. Suatu hari, Putri Lovita sibuk. Ia tidak sempat bermain dengan kucingnya. Saat Putri Lovita kembali, si kucing tidak…