Text
Jejak Perlawanan Mandela : Diantara Suramnya Kolonialisme dan Politik Apartheid
Rolihlala mengalami fase pahit ketika dihina karena berkulit hitam. Politik rasis pemerintah kolonial Inggris sangat merendahkan budaya dan kehidupan bangsa Afrika. Dalam situasi seperti itu, Rolihlala kehilangan orang-orang yang dia cintai. Rolihlala juga dihantam badai putus asa ketika cita-citanya menjadi seorang sarjana harus terantuk karena kukuh mempertahankan kehormatan demokrasi. Rolihlala bertemu tokoh-tokoh besar yang menginspirasinya. Rolihlala belajar banyak hal dari mereka. Kesadaran Rolihlala pun tumbuh dan dia bermetamorfosis menjadi Nelson Mandela. Dia mulai menempuh perjalanan panjangnya melawan imprealisme. Setiap ayunan langkahnya membawa semangat untuk memperjuangkan kesetaraan hak bagi seluruh umat manusia di muka bumi. Bagi Nelsan Rolihlala Mandela, apa pun bentuk dan alasannya, imprealisme dan kolonialisme harus dilawan!
| A2015008433 | 923.1 TOF j | 900-Rak Biografi, Geografi dan Sejarah (SMPIT 01) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain