Yayasan Ummul Quro Bogor

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Guide
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Ma Yan : Perjuangan dan Mimpi Gadis Kecil Miskin di China Untuk Meraih Pendidikan

Text

Ma Yan : Perjuangan dan Mimpi Gadis Kecil Miskin di China Untuk Meraih Pendidikan

Sanie B. Kuncoro - Nama Orang; Rahmat Widada - Nama Orang;

Lahir di sebuah desa terpencil di Zhangjiashu, Ma Yan adalah seorang gadis perempuan yang unik. Di desa yang sebagian perempuannya menikah muda, serta kesempatan besar untuk bersekolah hanyalah hak istimewa anak laki-laki, tidak membuat surut semangat Ma Yan untuk sekolah. Namun, betapa hancur hati Ma Yan ketika suatu sore ibunya berbicara dengan isak tangis bahwa sekuat apa pun sang ibu membiayai Ma Yan, tampaknya gurat nasib Ma Yan akan seperti yang digariskan untuk perempuan-perempuan miskin di desanya: tidak berpendidikan dan menikah muda. Dengan hati pedih Ma Yan protes kepada ibunya. ?Ma, mengapa harus aku yang berhenti sekolah, Ma?' ?Mengapa kedua adik laki-lakiku bisa meneruskan sekolah sedangkan aku tidak?!' Pedih hati Ma Yan. Lebih pedih lagi dia merasa mimpinya untuk meraih pendidikan akan segera menguap?dan satu-satunya hal yang menghalangi harapan dan kenyataan adalah keterbatasan biaya. Di daerah Zhangjiashu yang miskin dan terbelakang sebagian besar keluarga hanya memiliki pendapatan US$ 15 setahun. Dengan penghasilan seminimal ini, pendidikan adalah mimpi bagi sebagian besar penduduk. Namun Ma Yan bukanlah gadis yang mudah menyerah. Dia rela berjalan 5 jam di tengah hantaman musim dingin menempuh jalan panjang ke sekolah. Kakinya bengkak, badannya letih, namun hatinya tetap hangat dengan harapan. Sekolah adalah api yang menyalakan mimpi-mimpinya. Pernah suatu ketika, Ma Yan harus menghapus jadwal makan siangnya selama 15 hari hanya untuk membeli sebuah pena. Betapa besar pengorbanan Ma Yan, tapi betapa kuat tekadnya untuk tidak dimangsa nasib yang setiap saat bisa menghempaskan fondasi ekonomi keluarganya yang rapuh.


Ketersediaan
A2009001870895.1 SAN mTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
895.1 SAN m
Penerbit
Jogjakarta : Bentang Pustaka., 2009
Deskripsi Fisik
viii + 214 halaman : 20,5 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9789791227506
Klasifikasi
895.1
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
cetakan 1
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Yayasan Ummul Quro Bogor
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

anak kucing lompat-lompat di luar
you're amazing.. just the way you are

Temukanlah kembali dirimu disini. Di beragam koleksi yang tertata rapi. Di ruang yang nyaman bagi hati. Di sisi pikiran yang terpantik literasi.
Lalu bawalah karunia hikmah kepada dunia.
Agar manusia bersetia meniti jalan Rasul-Nya.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik